-->

MENGEMBANGKAN BUDAYA MALU DI LINGKUNGAN SEKOLAH


Pengendalian sosial adalah proses yang digunakan oleh seseorang atau kelompok untuk memengaruhi, mengajak, bahkan memaksa individu atau masyarakat agar berperilaku sesuai dengan norma dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat, sehingga tercipta ketertiban di masyarakat. Salah satu fungsi pengendalian sosial adalah mengembangkan rasa malu.

Budaya malu adalah suatu yang sangat penting dalam kehidupan manusia dalam masyarakat karena rasa malu adalah kontrol alami agar terhindar dari perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum, aturan atau norma-norma yang berlaku dalam masyarakat. Budaya malu sangat erat kaitannya dengan kemajuan peradaban masyarakat, tingginya budaya malu di dalam suatu  kelompok masyarakat akan menunjukkan kualitas moral masyarakat.

Budaya malu berkaitan dengan harga diri. Harga diri seseorang tidak terlepas dari perilaku yang dilakukan setiap hari. Harga diri akan naik apabila seseorang melakukan perbuatan-perbuatan yang terpuji, sebaliknya harga diri akan turun jika seseorang melakukan kesalahan yang melanggar norma-norma sosial. Setiap orang yang melanggar norma-norma tersebut akan mendapat celaan dari masyarakat, bahkan sangsi sosial. Celaan itu akan menciptakan kesadaran dan efek jera untuk tidak melanggar. Bila setiap pelanggaran norma dicela maka otomatis akan timbul budaya malu dalam diri seseorang.

baca juga artikel Interaksi Sosial (edisi media pembelajaran)

Dalam era globalisasi yang telah menghapus dinding-dinding batas suatu negara. Dengan kemajuan teknologi di berbagai  bidang maka dengan gampang seseorang mengakses berbagai berita yang ada di belahan benua lain dengan cara yang cepat. Banyaknya budaya luar yang masuk sedikit banyak akan berpengaruh terhadap tradisi moralitas dalam masyarakat.

Bagi bangsa Indonesia yang punya kepribadian mengandung nilai-nilai Pancasila, budaya malu sudah menjadi bagian yang mendasar. Dari budaya malu inilah lahir moral yang baik, interaksi yang saling menghormati diantara berbagai perbedaan yang ada, etika yang baik, tutur kata yang santun sehingga pada akhirnya akan terbentuk komunitas yang harmonis dan serasi.

Budaya malu perlu juga dikembangkan di sekolah. Pihak sekolah membuat tata tertib untuk ditaati siswa, agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan lancer. Sedini mungkin siswa diberi pemahaman dan penanaman nilai-nilai karakter dan budaya malu.

Di sekolah, masalah kebersihan tidak hanya mengandalkan kepada tenaga kebersihan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama warga sekolah. Setiap siswa diberi jadwal piket untuk membersihkan kelas dan lingkungan sekolah. Hal ini pada dasarnya merupakan bagian dari pembentukan karakter siswa. Agar siswa mau peduli dengan kebersihan dan keindahan kelas pada khususnya dan sekolah pada umumnya. Mereka akan merasa malu apabila membuang sampah sembarangan.

Dengan demikian diharapkan setiap siswa memiliki rasa cinta dan rasa memiliki pada sekolah. Apalagi dengan diterapkannya kebijakan pemerintah lima hari sekolah, yang membuat siswa lebih lama berada di sekolah. Tumbuhnya rasa nyaman akan membuat siswa merasa kerasan di sekolah sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.

Budaya malu yang dapat dikembangkan di sekolah antara lain:

  • Malu membuang sampah sembarangan
  • Malu datang terlambat
  • Malu melanggar peraturan
  • Malu berpakaian tidak rapi
  • Malu mencontek
  • Malu tidak berprestasi
  • Malu tidak mengerjakan tugas dengan baik
  • Malu tidak belajar

Budaya malu yang diterapkan di sekolah dapat membuat kegiatan di sekolah tertata dengan baik sehingga dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Sudah saatnya malu menjadi budaya yang harus senantiasa dijaga dan dipelihara agar negara kita yang dulu terkenal dengan budi pekerti yang luhur, bertutur kata yang sopan  menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila menjadi bangsa yang bermartabat.

Sebagai generasi muda hendaknya kita  bangkitkan budaya malu agar bangsa kita menjadi bangsa yang lebih beradab.

Penulis adalah Roch Mulyati, S.Sos, Guru Sosiologi SMA Negeri Kerjo


0 Response to "MENGEMBANGKAN BUDAYA MALU DI LINGKUNGAN SEKOLAH"

Posting Komentar

Iklan Bawah Artikel