-->

SEBARAN MATERI SOSIOLOGI KELAS X KURIKULUM 2013


www.mgmpsosiologijateng.com - SEBARAN MATERI SOSIOLOGI KELAS X KURIKULUM 2013

Kompetensi Inti
KI 3 (Pengetahuan)
KI 4 (Keterampilan)

Memahami, menerapkan, serta menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya mengenai ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.


No
Kompetensi Dasar
Materi Pokok
Penerjemahan Sebaran Materi
1
3.1.Memahami pengetahuan dasar Sosiologi sebagai ilmu pengetahuan yang berfungsi mengkaji gejala sosial di masyarakat.

4.1.Menalar suatu gejala sosial di lingkungan sekitar dengan menggunakan pengetahuan sosiologis.

Fungsi Sosiologi untuk mengenali gejala sosial di masyarakat.

•    Sosiologi sebagai ilmu sosial.
•    Realitas sosial sebagai obyek kajian.
•    Kehidupan sosial sebagai objektivitas.
•    Gejala sosial (tindakan individu, tindakan kolektif, pengelompokkan sosial, interaksi antar individu dan kelompok sosial dalam kehidupan masyarakat).
•    Pengertian sosiologi
•    Sejarah perkembangan sosiologi
•    Sejarah perkembangan sosiologi di Eropa
•    Sejarah perkembangan sosiologi di Indonesia
•    Karakteristik sosiologi
•    Hakikat sosiologi
•    Objek kajian sosiologi
•    Konsep masyarakat sebagai objek kajian sosiologi
•    Pengertian  masyarakat
•    Unsur-unsur masyarakat
•    Objek material
•    Objek formal
•    Pengenalan cabang-cabang ilmu sosiologi (sosiologi pendidikan, agama, hukum, keluarga, industri, pembangunan, politik, pedesaan, perkotaan, kesehatan, dll.)
•    Hubungan sosiologi dengan ilmu lain.
•    Objek kajian sosiologi menurut tokoh
•    Teori-teori sosiologi klasik
•    Auguste Comte (jenjang teologi, metafisika, positif, dinamika sosial, statika sosial)
•    Emile Durkheim (fakta sosial, 4 tipe bunuh diri)
•    Max Weber (4 macam tindakan)
•    Karl Marx (kelas sosial (proletar dan borjuis) dan konflik sosial)
•    Tokoh-tokoh sosiologi modern
•    C. Wright Mills (khayalan sosiologis, personal troubles of milieu, public issues of social structure)
•    Peter L. Berger (pengungkapan realitas sosial)
•    Alverd Vierkandt (situasi-situasi mental)
•    Hakekat gejala sosial.
•    Aspek-aspek gejala sosial. (Perbedaan fenomena dan gejala sosial)
•    Peran sosiolog (Horton dan Hunt)
•    Manfaat Sosiologi dalam masyarakat (perencanaan sosial, penelitian sosial, pembangunan, pemecahan masalah)

2
3.2.Mengenali dan mengidentifikasi realitas individu, kelompok dan hubungan sosial di masyarakat.

4.2.Mengolah realitas individu, kelompok dan hubungan sosial sehingga mandiri dalam memposisikan diri dalam pergaulan sosial di masyarakat.

Individu, kelompok  dan hubungan sosial.

•   Pembentukan identitas :      
•  Diri/saya/individu dalam hubungan dengan orang lain/kamu/individu lain.
•  Hubungan antar individu dalam pembentukan kelompok (kami/kita).
•  Hubungan antara individu dengan kelompoknya (saya dan kami/kita)
•  Hubungan antara diri/saya/individu dengan kelompok lain (mereka)
•  hubungan antar kelompok (kami/ kita  dan mereka)
•   perlunya institusi atau lembaga sosial untuk terciptanya tatanan dan tertib sosial

•    Konsep identitas individu, kelompok, masyarakat, tindakan sosial, dan hubungan sosial.
•    Hakikat interaksi sosial
•    Syarat terjadinya interaksi sosial (kontak sosial, komunikasi)
•    Pendekatan interaksi sosial (interaksionisme simbolik Herbert Blumer, impression management Erving Goffman)
•    Faktor-faktor pendorong interaksi sosial
•    Sumber informasi yang mendasari interaksi
•    Tahapan interaksi sosial (Tahap pendekatan dan peregangan)
•    Bentuk-bentuk interaksi sosial
•    Proses sosial yang bersifat asosiatif
•    Kerja sama
•    Akomodasi
•    Asimilasi
•    Akulturasi
•    Proses sosial yang disosiatif
•    Persaingan
•    Kontravensi
•    Pertentangan
•    Hubungan interaksi sosial dan keteraturan sosial
•    Tahapan keteraturan sosial (social order, order, keajegan, pola)
•    Nilai dan norma sosial
•    Pengertian lembaga sosial
•    Karakteristik lembaga sosial
•    Fungsi umum lembaga sosial (manifes, laten)
•    Tipe-tipe lembaga sosial (crescive institution, enacted institution, basic institution, subsidiary institution, approved dan sanctionded institution, unsanctioned institution, general institution, restricted institution, operative institution, regulative institution)
•    Jenis-jenis lembaga sosial
•    Lembaga keluarga dan perkawinan
•    Bentuk-bentuk keluarga
•    Bentuk-bentuk perkawinan
•    Pola menetap sesudah perkawinan
•    Fungsi keluarga
•    Susunan keluarga
•    Lembaga pendidikan
•    Fungsi lembaga pendidikan
•    Lembaga politik
•    Bentuk negara (kesatuan, federasi)
•    Bentuk pemerintahan (republik, monarki)
•    Bentuk kekuasaan (kharismatik, tradisional, legal-rasional)
•    Fungsi lembaga politik
•    Lembaga ekonomi
•    Pola-pola politik ekonomi (feodalisme, merkantilisme, kapitalisme, komunisme, sosialisme)
•    Tujuan dan fungsi lembaga ekonomi
•    Struktur lembaga ekonomi (agraris, industri, perdagangan)
•    Lembaga agama
•    Fungsi agama
•    Unsur lembaga agama (Light, Keller, Callhoun)




No
Kompetensi Dasar
Materi Pokok
Penerjemahan Sebaran Materi
3
3.3.Menerapkan konsep-konsep dasar Sosiologi untuk memahami ragam gejala sosial di  masyarakat.

4.3.Mengaitkan realitas sosial dengan menggunakan konsep-konsep dasar Sosiologi untuk mengenali berbagai gejala sosial di masyarakat.

Ragam gejala sosial dalam masyarakat

•    Perbedaan sosial, perbedaan individu, perbedaan antar kelompok,
•    multidimensi identitas dalam diri subyek individual maupun kelompok,
•    heterogenitas sosial dalam kehidupan masyarakat
•    Penghargaan, atau penghormatan, terhadap keanekaragaman atau hiterogenitas sosial
•    Pengertian struktur sosial
•    Pengertian diferensasi sosial
•    Pengertian stratifikasi sosial
•    Karakteristik keberagaman (Pierre L. Van den berghe)
•    Pengertian dan 3 dasar acuan pendidikan multikultural
•    Nilai sosial
•    Pengertian
•    Ciri-ciri
•    Fungsi
•    Klasifikasi
•    Norma sosial
•    Tingkatan norma
•    Jenis norma
•    Sosialisasi
•    Pengertian
•    Proses sosialisasi dan pembentukan kepribadian
•    Pengertian kepribadian
•    4 tahapan perkembangan diri (George Herbert Mead)
•    Looking glass self (Charles Horton Cooley)
•    Faktor pembentuk kepribadian (warisan biologis, lingkunga fisik, kebudayaan, pengalaman kelompok, pengalaman unik)
•    Agen sosialisasi
•    Bentuk sosialiasi (primer, sekunder)
•    Tipe sosialisasi (formal, informal)
•    Pola sosialisasi (represif, partisipatoris)
•    Pengertian perilaku menyimpang
•    Teori-teori perilaku menyimpang
•    Differential association
•    Labelling theory
•    Teori anomie
•    Hubungan antara perilaku menyimpang dan sosialisasi yang tidak sempurna
•    Sifat perilaku menyimpang (positif, negatif)
•    Macam-macam perilaku menyimpang
•    Pengertian pengendalian sosial
•    Cara pengendalian sosial (institusi, nonistitusi, persuasif, koersif, reward, punishment, formal, informal)
•    Peran lembaga formal dan informal dalam pengendalian sosial (polisi, pengadilan, adat, tokoh masyarakat, media massa)
4
3.4.Memahami berbagai metode penelitian sosial yang sederhana untuk mengenali gejala sosial di masyarakat.

4.4.Melakukan penelitian sosial yang sederhana untuk mengenali ragam gejala sosial dan hubungan sosial di masyarakat.

Metode Penelitian Sosial

•    Metode penelitian sosial
•    Merancang penelitian
•    Merumuskan pertanyaan
•    Teknik pengumpulan data
•    Mengolah dan menganalisis data
•    Merumuskan dan menyajikan hasil penelitian
•    Pengertian penelitian sosial
•    Cara berpikir dan sikap seorang peneliti
•    Jenis-jenis penelitian (dasar, terapan, historik, survei, eksperimen, observasi, eksploratif, deskriptif, eksplanasi, kuantitatif, kualitatif, laboratorium, lapangan, perpustakaan)
•    Topik penelitian
•    Metode-metode penelitian (survei, wawancara, observasi)
•    Proposal penelitian (latarbelakang masalah, perumusan masalah, tujuan, manfaat, landasan teori, hipotesis, metode)
•    Subjek penelitian, populasi, dan sampel penelitian (teknik pengambilan sampel)
•    Syarat-syarat data
•    Jenis-jenis data (primer, sekunder, kualitatif, kuantitatif, internal, eksternal)
•    Analisis data (editing, coding) dan penyajian data
•    Penyusunan laporan penelitian



Semarang, 
Ketua MGMP Sosiologi SMA
                                                                             Provinsi Jawa Tengah




                                                                             Luluk Wulandari, S.Pd., M.Pd
                                                                             NIP. 198801092010012008


Nb. Sebaran materi berikut di atas merupakan Hasil Musyawarah Guru Sosiologi Se – Jawa Tengah. Sekretariat: Jalan Pemuda No. 143, Sekayu, Semarang Tengah, Semarang 50132. Email, mgmpsosiologismajateng@gmail.com Telp. 085227565588



0 Response to "SEBARAN MATERI SOSIOLOGI KELAS X KURIKULUM 2013"

Posting Komentar

Iklan Bawah Artikel